05 April 2026
HOME » INTERNATIONAL » DETAIL

Trump Klaim Selat Hormuz Segera Dibuka Kembali, Iran Tegas Bantah Adanya Negosiasi

Trump Klaim Selat Hormuz Segera Dibuka Kembali, Iran Tegas Bantah Adanya Negosiasi
Iklan 468*60
Advertisement

Keterangan Foto: Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat memberikan pernyataan dari meja kerjanya. (Foto: Dok. Istimewa)

KOLAKA, XNN – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa jalur pelayaran strategis Selat Hormuz akan segera dibuka kembali di tengah ketegangan militer yang masih membara antara Washington dan Teheran.

Klaim mengejutkan ini disampaikan Trump secara eksklusif dalam wawancaranya bersama jurnalis CNN, Kaitlan Collins. Dalam pernyataannya, Trump menyebutkan bahwa proses pembukaan kembali urat nadi perdagangan minyak dunia itu sangat bergantung pada perkembangan negosiasi yang ia klaim sedang berlangsung.

Lebih jauh, Trump bahkan menyinggung sebuah gagasan radikal mengenai kemungkinan pengelolaan bersama (joint management) Selat Hormuz antara otoritas Amerika Serikat dan Iran. Kendati demikian, pemimpin AS tersebut tidak merinci lebih lanjut bagaimana mekanisme operasional kerja sama itu akan dijalankan di tengah putusnya hubungan diplomatik kedua negara.

Pernyataan sepihak dari Gedung Putih ini langsung mendapat respons keras dari Teheran. Otoritas Iran dengan tegas membantah adanya jalur komunikasi resmi maupun negosiasi rahasia dengan pihak Amerika Serikat. Seorang sumber dari petinggi militer Iran menegaskan bahwa klaim Washington tersebut sama sekali tidak mencerminkan realitas yang terjadi di lapangan.

Situasi geopolitik di kawasan tersebut kini semakin kompleks menyusul transisi kekuasaan di pucuk pimpinan Iran. Saat ini, Mojtaba Khamenei telah secara resmi memegang kendali penuh sebagai Pemimpin Tertinggi Iran. Ia menggantikan mendiang ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan meninggal dunia pada fase awal eskalasi konflik ini pecah. Kepemimpinan baru ini diyakini membawa pendekatan yang lebih keras dalam menghadapi berbagai tekanan dari AS.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu perairan paling krusial dalam distribusi energi global. Setiap gangguan, apalagi blokade di kawasan ini, dipastikan akan memicu kepanikan pasar yang berpotensi melambungkan harga minyak mentah dunia dan mengancam stabilitas ekonomi internasional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda konkret terkait kesepakatan pembukaan selat tersebut, dan situasi keamanan di kawasan Teluk masih terus berkembang secara dinamis.

Iklan 468*100
Advertisement

Komentar

Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
0
Tautan berhasil disalin!
Didukung Oleh Partner Kami
LASKAR WONUA VR CREATIVE VANGUARD RAMSI GROUP skillance.id